Call Center

Jika mengalami gejala atau ingin melaporkan kejadian COVID-19 Silahkan Hubungi Call Center.


0811-4178-001
0822-3507-7850
0411-868-449

Data Pantauan

COVID-19 di Kabupaten Gowa

Data Update Jumat, 18 September 2020 Pukul 10:00 WITA
ODP
(Orang Dalam Pemantauan)

551

Proses
Pemantauan
134
(24.3%)
Selesai
Pemantauan
410
(74.4%)
Meninggal
Dunia
7
(1.3%)
PDP
(Pasien Dalam Pengawasan)

312

Masih
Dirawat
116
(37.2%)
Pulang & Isolasi Mandiri
170
(54.5%)
Meninggal
Dunia
26
(8.3%)
Positif
(Pasien Positif COVID-19)

424

Dirawat
 
352
(83.0%)
Pemantauan Pasca Keluar
3
(0.7%)
Sembuh
 
54
(12.7%)
Meninggal
Dunia
15
(3.5%)

* Data ODP, PDP, dan Positif berbasis laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa

Keterangan :

Orang dalam Pemantauan (ODP): orang dengan gejala demam (>38c) atau ada riwayat demam atau ISPA TANPA Pneumonia DAN memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

Pasian dalam pengawasan (PDP): orang yang mengalami gejala demam (>38c) / riwayat demam, ISPA DAN Pneumonia ringan hingga berat serta memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit atau kontak dengan orang terkonfirmasi pasitif COVID-19 dalam 14 hari terakhir.

DATA SEBARAN COVID-19

Pada Kecamatan di Kabupaten Gowa
No Kecamatan ODP PDP Positif Total
Proses Selesai Meninggal Total Dirawat Pulang / Isolasi Mandiri Meninggal Total Dirawat Peman- tauan Pasca Keluar Sembuh Meninggal Total
1Somba Opu408511263865101131050227134373
2Pallangga2062183253736551113065213
3Bajeng82102917186411701002797
4Bajeng Barat2020141960155000561
5Barombong153114761322190421583
6Biringbulu04004003031001245
7Bontolempangan04041102000006
8Bontomarannu826034615021240142984
9Bontonompo48113552128010934
10Bontonompo Selatan22803031044210741
11Bungaya21001212030000015
12Manuju34180000000008
13Parangloe11401512030000018
14Parigi05050000000005
15Pattallassang7130201034126020128152
16Tinggimoncong11812012031000124
17Tompobulu11601710010001119
18Tombolo Pao25071001100019

Data Pantauan COVID-19

Di Indonesia dan Seluruh Dunia

Tampilkan dashboard dengan mode layar penuh di sini

Image
Learn To Know

COVID-19

Novel Coronavirus (2019-nCoV) Adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernafasan.Virus ini berasal dari Cina, Novel Coronavirus merupakan satu keluarga dengan virus penyebab SARS & MERS.

Berikut beberapa cara pencegahan penularan COVID-19 :

  • Sering Cuci Tangan Pakai Sabun
  • Selalu Menggunakan Masker
  • Konsumsi Gizi Yang Seimbang
  • Rajin Olahraga & Istirahat Yang Cukup

LINDUNGI DIRI DARI COVID-19

Hal Yang Harus Anda Lakukan

Tetap tinggal di rumah; bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah di rumah

Cuci tangan dengan sabun dan air minimal 20 detik atau gunakan hand sanitizer berbasis alkohol minimal 60 %

Jaga jarak setidaknya 1 meter antara Anda dengan siapa saja yang batuk atau bersin

Kenakan masker hanya jika Anda sakit. Ganti masker secara berkala dan tetap tinggal di rumah

Terapkan pola hidup sehat dengan makanan bergizi dan olahraga

Tutupi mulut dan hidung saat batuk atau bersin dengan tisu atau siku bagian dalam

INFOGRAFIS

Image
Download Area

Protokol & Pedoman COVID-19

Pedoman

Pedoman Kesigapan

Download

Pedoman Pencegahan & Pengendalian

Download

Pedoman Pencegahan & Pengendalian

Download

Protokol Area & Transportasi Publik

Download

Protokol Area Institusi Pendidikan

Download

Protokol Kesehatan

Download

Protokol Komunikasi

Download

Protokol Perbatasan

Download

Alur Pemeriksaan COVID-19

Download

Berita COVID-19 Gowa

Image Senin, 22 Juni 2020

Bupati Adnan Harap, Perbup Wajib Masker Digodok Menjadi Aturan Daerah

Humas Gowa—-Kewajiban mengenakan masker dalam mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 yang diatur dalam Peratur.....

---> Selengkapnya

Image Senin, 22 Juni 2020

Pemkab Gowa Terima Bantuan Alat Cuci Tangan dari UNICEF-Lemina

Humas Gowa—-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menerima bantuan pelengkapan cuci tangan dari UNICEF. Penyerahan dilaku.....

---> Selengkapnya

Image Senin, 22 Juni 2020

Satpol PP Kabupaten Gowa Sidak ASN yang Tak Kenakan Masker

Humas Gowa—– Menindaklanjuti kebijakan Bupati Gowa, Adnan Purichta Icshan melalui Peraturan Bupati (Pebup) terkait k.....

---> Selengkapnya

Daftar Rumah Sakit Rujukan

Berikut Daftar Rumah Sakit Rujukan

RS Dr.Tadjuddin Chalid, MPH.
Jl.Paccerakkang No.67/Pajjaiang Daya Kota Makassar
081230308383, (0411-511011)
rsk.tadjuddinchalid_makassar@yahoo.co.id
RSUP dr.Wahidin Sudirohusodo
Jl.Perintis Kemerdekaan Km.11 Kota Makassar
(0411)-584677, (0411)-587676
tu@rsupwahidin.com, humas@rsupwahidin.com
RSUD Labuang Baji
Jl.DR.Ratulangi No.81,Labuang Baji Kec.Mamajang, Kota Makassar
08125555584, (0411) 873482
RS TK.II Pelamonia
Jl.Jenderal Sudirman No.27 Makassar
08219182424
RSUD Syekh Yusuf Gowa
Jl. dr Wahidin Sudirohusodo No. 48 Sungguminasa Kabupaten Gowa
0411 - 866536
rsudsyekhyusuf@rsudsyekhyusuf.com
Rumah Sakit Siloam Makassar
Jl. Metro Tanjung Bunga Kav. 9

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan (F.A.Q)

APA ITU COVID-19?

Penyakit Coronavirus 2019 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis Coronavirus. Penyakit ini mengakibatkan pandemi Coronavirus 2019–2020. Penderita COVID-19 dapat mengalami demam, batuk kering, dan kesulitan bernapas. Sakit tenggorokan, pilek, atau bersin-bersin lebih jarang ditemukan. Pada penderita yang paling rentan, penyakit ini dapat berujung pada pneumonia dan kegagalan multiorgan serta menyebabkan kematian.

Tidak hanya manula, bahkan generasi muda pun dapat tertular COVID-19 jika tidak menjaga diri. Biasanya, manula memang rentan terkena COVID-19 dikarenakan sistem imun tubuh yang sudah tidak seprima dulu. Selain itu, manula yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes, penyakit pernapasan, atau penyakit parah lainnya memiliki kemungkinan besar untuk tertular COVID-19 akut.

Sebanyak 80 persen kasus COVID-19 bersifat "ringan", sehingga perawatan yang cukup dapat memulihkan mereka segera dalam waktu cepat. Namun, dikarenakan penyebarannya yang cepat, diimbau untuk tetap waspada pada penyebaran COVID-19. Jika Anda merasakan gejala-gejalanya, maka jangan ragu untuk menghubungi Hotline 0811-4178-001 atau ke fasilitas kesehatan terdekat.

Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV) yang berawal dari 2003 dan Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) pada 2012 memang sama-sama menyerang pernapasan, sama seperti COVID-19. Meskipun disebabkan oleh jenis virus yang sama, COVID-19, dan MERS serta SARS memiliki jenis virus corona yang berbeda. Dari segi penularan, COVID-19 jauh lebih pesat dibandingkan SARS dan MERS.

Berhenti membeli atau menggunakan masker jika memang tidak perlu (sehat). Dikarenakan praktik beli massal, WHO sempat mengumumkan status krisis masker. Hal tersebut sebenarnya dapat dicegah dengan tidak melakukan panic buying dan hoarding. Jika Anda ingin bersin atau batuk, gunakan tisu atau siku tangan untuk menutup hidung dan mulut, bukan masker. Selain itu, jaga jarak 1 - 3 meter agar orang tidak terkena droplet dari Anda.

Ya. COVID-19 dapat menempel pada benda mati atau barang selama beberapa jam atau beberapa hari jika tidak secepatnya dibersihkan dengan disinfektan. Akan tetapi, ketahanan COVID-19 menempel pada satu benda tergantung dari beberapa faktor seperti suhu, kelembapan, dan jenis permukaan. Sesudah membersihkan barang yang terpapar COVID-19 dengan disinfektan, segera bersihkan tangan dengan alkohol atau sabun. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut.

Hingga saat ini, vaksin dan obat untuk COVID-19 masih dalam tahap penelitian. Pengobatan masih berupa pengobatan suportif.

WHO menyatakan bahwa COVID-19 tidak dapat ditularkan dari hewan peliharaan apapun, baik anjing maupun kucing. Tidak ada dasar ilmiah yang mendukung penyebaran COVID-19 lewat hewan peliharaan. Namun Anda tetap perlu menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan setelah melakukan kontak dengan hewan peliharaan.

Tidak merokok dan tidak menggunakan masker berlapis-lapis. Jika Anda memang mengalami gejala-gejala COVID-19, segera hubungi Hotline 0811-4178-001 atau laporkan diri ke rumah sakit rujukan virus corona.

Tidak. Antibiotik tidak dapat melawan virus, melainkan hanya melawan infeksi bakteri. COVID-19 disebabkan oleh virus sehingga antibiotik tidak efektif. Antibiotik tidak boleh digunakan untuk mencegah atau mengobati COVID-19. Antibiotik hanya digunakan sesuai arahan dokter untuk mengobati infeksi bakteri.